Pembangunan JPO di Jalan Raya Jatinegara Barat Jadi Usulan Prioritas
Usulan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Raya Jatinegara Barat mencuat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Balimester, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Pelaksanaan Musrenbang ini dibuka oleh Kepala Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kota, Tulus Ludiyo Setiawan.
"Harus segera direalisasikan"
Kepala SDN Balimester 03 dan 06, Fauzie mengatakan, pembangunan JPO di Jalan Raya Jatinegara Barat sangat mendesak untuk direalisasikan.
25 Usulan Dibahas dalam Musrenbang Kelurahan Batu AmparMenurutnya, mayoritas pelajar di kedua sekolah tersebut merupakan warga Kelurahan Kampung Melayu yang berada di seberang jalan, terutama penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Jatinegara Barat.
"Pembangunan JPO harus segera direalisasikan karena sangat mendesak. Siswa kami banyak yang tinggal di Kelurahan Kampung Melayu, terutama di Rusunawa," ujarnya, Kamis (12/2).
Menurutnya, arus lalu lintas di Jalan Raya Jatinegara Barat sangat padat dengan laju kendaraan yang kerap melaju kencang. Pada tahun 2024 dan 2025, ada dua peserta didik mengalami kecelakaan lalu lintas saat hendak berangkat ke sekolah akibat terserempet mobil.
"Salah satunya bahkan sempat menjalani perawatan di RS Hermina," terangnya.
Fauzie menambahkan, pada pagi hari ketika para murid menyeberang jalan juga kerap terjadi kemacetan. Saat ini, total jumlah peserta didik di SDN Balimester 03 dan 06 mencapai 867 orang.
Camat Jatinegara Endang Kartika menjelaskan, usulan pembangunan JPO tersebut akan menjadi skala prioritas di tingkat kecamatan dan akan dibahas hingga tingkat kota. Sebab, keberadaan JPO sangat dibutuhkan.
"Kami akan membahasnya dalam Musrenbang di tingkat kecamatan dan menjadikannya sebagai skala prioritas karena kebutuhan sangat mendesak," ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Balimester, Mardian Triyanto menambahkan, dalam Musrenbang tersebut dibahas sebanyak 24 usulan, terdiri dari 21 usulan fisik dan tiga usulan barang.
Dari jumlah itu, lanjut Mardian, sembilan usulan terkait Suku Dinas Sumber Daya Air, delapan usulan Suku Dinas Bina Marga, empat usulan Suku Dinas Perhubungan, dua usulan Suku Dinas Sosial, dan satu usulan Suku Dinas Pendidikan.
"Usulan pembangunan fisik sangat mendominasi dalam Musrenbang ini. Kami berharap seluruh usulan dapat direalisasikan, terutama pembangunan JPO di Jalan Raya Jatinegara Barat," tandasnya.